
Bersiaplah Menghadapi Era Serangga sebagai Sumber Pangan dan Protein Masa Depan
oleh : Dr. Yuni Cahya Endrawati, SPt
Peningkatan jumlah penduduk ini juga dialami oleh Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia di tahun 2020 mengalami pertambahan yang cukup besar.
Pertambahan jumlah penduduk di seluruh dunia ini tentunya secara langsung akan mempengaruhi kebutuhan pangan dunia secara drastis. Sementara itu daya dukung lahan sudah dapat dipastikan akan semakin berkurang akibat terjadinya alih fungsi lahan yang berujung pada semakin menciutnya lahan yang diperuntukkan untuk menghasilkan pangan.
Dalam mengantisipasi perubahan ini, Food and Agriculture Organization (FAO) badan dunia yang menangani pangan dan pertanian dunia mulai mencari solusi pemenuhan pangan masa depan.
Bekerja sama dengan para ilmuwan di seluruh dunia, FAO mulai mencari berbagai alternatif untuk mengantisipasi dan memecahkan permasalahan tersebut dalam upaya memenuhi kebutuhan protein dunia.
Upaya ini dimulai sejak 2008 ketika terjadi pertemuan antara FAO dan para ilmuwan pemerhati pangan di Universitas Wageningen Belanda. Pada pertemuan tersebut berdasarkan hasil penelitian disepakati bahwa serangga sebagai salah satu sumber protein pangan dunia.
Pemikiran dan keputusan ini memang sangat berdasar karena secara tradisional di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia, serangga telah lama sekali memenuhi kebutuhan protein.

Saat ini diperkirakan sekitar 2 miliar penduduk dunia melakukan praktik makan serangga secara regular di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Serangga memang cukup menjanjikan sebagai salah satu sumber protein masa depan karena kandungan protein, lemak, kalsium, besi serta zinc nya yang tinggi yang mendukung kesehatan (Rumpold and Schluter 2013).
Tidak hanya sampai disitu saja, membudidayakan serangga lebih ramah lingkungan karena serangga menghasilkan lebih kecil greenhouse gases (GHGs) berupa gas methan maupun emisi amonia dibanding ternak konvensional.
Pada serangga methan hanya dihasilkan oleh sekelompok serangga tertentu saja seperti kecoa dan rayap.
Serangga juga sangat efisien dalam menyerap nutrisi pakan sehingga imbangan antara input pakan dengan pertumbuhan sangat efisien. Sebagai contoh jangkrik 12 kali lebih efisien dibanding sapi, 4 kali lebih efisien dibanding domba, dan setengah kali lebih efisien dari ayam dan babi dalam menghasilkan jumlah protein yang sama.
Secara ekonomi budidaya serangga tidak memerlukan teknologi yang canggih sehingga tidak membutuhkan investasi maupun lahan yang besar. Disamping itu saat ini budidaya serangga dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi kandang vertikal sehingga menghemat tempat.
Dengan berbagai kelebihannya tersebut tidak heran jika saat ini serangga menjadi perhatian dunia sebagai sumber protein masa depan dan bahkan telah dikategorikan sebagai future mini-livestock dunia.
Kajian lengkap tentang serangga sebagai edible insect telah dirilis FAO pada tahun 2013 dengan judul buku “Edible Insects Future Prospects for Food and Feed Security”

Konferensi dunia pertama serangga yaitu The International Conference “Insects to feed the World on Potential of insects as human food and animal feed in assuring food security juga telah dilaksanakan pada tanggal 14-17 Mei 2014 di Ede-Wageningen, Belanda.
Konferensi ini diselenggarakan secara rutin per dua tahun dan dihadiri seluruh ilmuwan dunia pemerhati serangga dengan bidang kajian serangga sebagai pangan, pakan dan juga sebagai sumber energi terbarukan.


Saat ini pengembangan serangga di dunia termasuk Indonesia sangat pesat. Paling tidak sekitar 1900 spesies serangga yang dapat dimanfaatkan sebagai pangan (Van Huis et al. 2013)
Gencarnya promosi pengembangan serangga sebagai sumber pangan dunia dan sebagai sumber protein masa depan, menjadikan tatangan tersendiri bgi umat muslim karena adanya keraguan terkait kehalalannya.
Di dalam Al Qur’an hanya ada beberapa ayat yang menyinggung hal ini, diantaranya adalah yang terkait dengan belalang dan lebah.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan lembaga independen yang mewadahi para ulama, zuama, dan cendekiawan Islam yang tugasnya membimbing, membina, dan mengayomi umat Islam di Indonesia.
MUI bertanggungjawab dalam memastikan bahwa pangan yang dikonsumsi adalah ASUH (aman sehat utuh dan halal) dan menjawab keresahan umat muslim Indonesia dengan berbagai fatwa terkait status halal bahan pangan asal serangga.
Hal yang sangat penting untuk diketahui dalam mengkonsumsi makanan adalah Halal berarti dibolehkan menurut Syariah Islam dan tidak dilarang oleh agama dalam memakannya.
Dasar penetapan fatwa ini adalah Al Qur’an, dan Al Hadist, serta Pendapat Ulama, Analisis Figh, Pendapat Ahli bidang yang dimaksud maupun ruang lingkup/ketentuan umum dari definisi bidang yang dimaksud.
Beberapa fatwa serangga telah dikeluarkan secara khusus untuk jenis tertentu namun ada juga yang secara umum berdasarkan kaidah umum kemanfaatan dan kemaslahatan.
Sebagai contoh ulat jerman (Zophobas morio) atau jenis lain yang masih dalam satu keluarga yaitu ulat tepung (Tenebrio molitor), tidak secara khusus difatwakan. Namun penentuan status halalnya mengacu pada manfaat dan maslahat (kebaikan) serta tentu saja tidak membahayakan (baca selengkapnya di sini)
Jenis serangga yang secara khusus dikaji status halalnya sebagai pakan, pangan dan obat adalah jangkrik, produk lebah, serta serangga cochineal (serangga yang hidup di kaktus). Fatwa untuk jenis serangga di atas tertuang dalam Kumpulan Fatwa MUI tahun 2014 dan 2019.
Jenis lain yang juga sedang berkembang pesat adalah lalat tentara hitam (black soldier fly-BSF). BSF masuk kategori hasyarat yaitu haram untuk dikonsumsi. Namun membudidayakannya untuk diambil manfaat selain konsumsi hukumnya boleh (mubah). Misalnya sebagai pakan ternak. Hal ini tertuang dalam Fatwa MUI No.24 tahun 2019.
Tidak pelak lagi serangga sebagai pangan dan sumber protein masa depan akan segera terjadi. Mungkin saat ini sebagian dari kita masih belum mau mengkonsumsinya, namun seiring dengan berjalannya waktu dan semakin berkembangnya teknologi budidaya dan pengolahan produk serangga kita tentunya akan terbiasa mengkonsumsinya.
Jadi jangan khawatir makan serangga ya karena status kehalalannya sudah dijelaskan dengan terang dan jelas di fatwa MUI.
I cherished up to you will obtain performed proper here. The cartoon is attractive, your authored subject matter stylish. however, you command get got an impatience over that you would like be turning in the following. unwell no doubt come more beforehand again since precisely the same just about very regularly within case you protect this hike.
Everyone loves what you guys tend to be up too. Such clever work and reporting! Keep up the amazing works guys I’ve added you guys to blogroll.
It’s genuinely very difficult in this active life to listen news on TV, thus
I only use the web for that reason, and get the most up-to-date information.
Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.
I actually wanted to post a small comment to express gratitude to you for all the amazing pointers you are posting here. My particularly long internet research has finally been honored with wonderful facts and techniques to write about with my contacts. I would suppose that most of us visitors actually are undoubtedly blessed to dwell in a magnificent community with many marvellous professionals with insightful techniques. I feel quite lucky to have seen the web site and look forward to so many more fun moments reading here. Thanks once more for everything.
I loved as much as you’ll receive carried out right here. The sketch is tasteful, your authored material stylish. nonetheless, you command get got an shakiness over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come further formerly again since exactly the same nearly a lot often inside case you shield this increase.
This is a very good tips especially to those new to blogosphere, brief and accurate information… Thanks for sharing this one. A must read article.
Hi, i believe that i saw you visited my website thus i came to “go back the favor”.I am trying to in finding things to enhance my web site!I guess its adequate to make use of some of your ideas!!
An interesting dialogue is worth comment. I think that you must write more on this subject, it might not be a taboo subject but usually individuals are not enough to talk on such topics. To the next. Cheers
Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?
Having read this I thought it was very informative. I appreciate you taking the time and effort to put this article together. I once again find myself spending way to much time both reading and commenting. But so what, it was still worth it!
Hmm is anyone else experiencing problems with the pictures on this blog loading? I’m trying to determine if its a problem on my end or if it’s the blog. Any feed-back would be greatly appreciated.
Respect to website author, some good selective information.
I reckon something genuinely special in this web site.
Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me.
I’ve learn some excellent stuff here. Definitely worth bookmarking for revisiting. I surprise how so much attempt you set to create this type of magnificent informative site.
Very good written story. It will be helpful to everyone who employess it, as well as yours truly :). Keep up the good work – can’r wait to read more posts.
Pretty! This was a really wonderful post. Thank you for your provided information.