HSC IPB Sukses Adakan Pelatihan dan Uji Kompetensi Penyelia Halal Batch I

HSC IPB Sukses Adakan Pelatihan dan Uji Kompetensi Penyelia Halal Batch I

Bogor (29-31 /10/2018) – HSC IPB bekerja sama dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) LPPOM MUI telah sukses mengadakan Pelatihan dan Uji Kompetensi Penyelia Halal (Halal Supervisor) dan akan melaksanakan kegiatan serupa (Batch II) dalam waktu dekat. Bertempat di Kampus IPB Baranangsiang, kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta, baik dari kalangan akademisi, mahasiswa dan dosen, maupun praktisi bisnis, owner dan posisi strategis lain di perusahaan.

Pelatihan dan uji kompetensi ini memberi keunggulan kompetitif bagi peserta, yakni pemahaman mengenai sistem jaminan halal dan kompetensi sebagai penyelia halal di industri pangan, obat, kosmetik, serta barang gunaan. Profesi Penyelia Halal membuka peluang kerja baru karena perusahaan yang akan dan telah melakukan sertifikasi halal wajib memiliki Penyelia Halal (Halal Supervisor) seperti yang disyaratkan dalam Pasal 24 UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Profesi ini, seperti profesi lainnya, menuntut kompetensi yang diakui dan dibuktikan dengan sertifikat kompetensi oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Saat ini di Indonesia, lembaga sertifikasi profesi dengan skema penyelia halal yang telah mendapatkan lisensi dari BNSP adalah LSP LPPOM MUI. Oleh karena itu, HSC IPB bekerja sama dengan LSP LPPOM MUI mengadakan pelatihan dan uji kompetensi profesi tersebut.

Kegiatan pelatihan pada hari ke-1 dan ke-2 melibatkan narasumber ahli HSC IPB, yakni Prof. Dr. Khaswar Syamsu, MSc, Dr. Nancy Dewi Yuliana, MSc, Dr.rer.nat. Noviyan Darmawan, MSc, dan Dr. Mala Nurilmala, MSi. Penyajian materi disampaikan dalam bentuk perkuliahan, diskusi, dan praktik mengenai 1) pengantar sistem jaminan halal, 2) regulasi dan standar halal di Indonesia, 3) kriteria sistem jaminan halal di Indonesia, 4) penyusunan, verifikasi, dan sosialisasi SJH, 5) penyiapan dokumen pendukung bahan, 6) seleksi, pengadaan, dan penanganan bahan halal, 7) proses produksi halal, 8) pengembangan produk halal, dan 9) audit internal dan tindak lanjut hasil audit internal.  Materi dan kompetensi pelatihan ini sesuai dengan SKKNI No. 215 Tahun 2016 tentang Penyelia Halal dan HAS 23000 (halal assurance system).

Uji kompetensi penyelia halal dilaksanakan pada hari terakhir. Uji kompetensi ini melibatkan langsung tim Asesor Kompetensi dari LSP LPPOM MUI yaitu Diana Mustafa dan Betty Marita Soebrata, Msi. Asesmen dilakukan dengan kombinasi metode tertulis dan wawancara. Keputusan sertifikasi kemudian ditetapkan  oleh LSP LPPOM MUI atas rekomendasi Asesor Kompetensi. Sertifikat Kompetensi Penyelia Halal berlaku selama dua tahun terhitung sejak adanya keputusan sertifikasi.

297 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *